Menyeru manusia dalam kebaikan dan kesabaran merupakan perintah agama. Hal ini difirmankan Allah di dalam Al Quran surat Al-Ashr ayat 3, "Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan saling berpesan dengan kebenaran dan saling berpesan dengan kesabaran."
Menyeru manusia dalam kebaikan dan kesabaran ini sering disebut sebagai dakwah. Dakwah pun dapat disampaikan dengan berbagai macam cara, bisa melalui lisan (empat mata), tablig akbar, taklim, liqo, bahkan lewat media yang berupa tulisan. Dakwah lewat media merupakan dakwah yang paling efektif.
Pertama, dakwah lewat media lebih tahan lama atau tidak gampang hilang-lenyap. Tiap saat, tiap waktu, bisa dibaca dan dibaca lagi. Seumpama ketika suatu saat iman kita lagi turun, kita bisa membacanya lagi
Kedua, dakwah lewat media bisa kita koreksi atau kita ralat.
Ketiga, dakwah lewat tulisan itu lebih sopan. Kata-kata lewat tulisan yang kita sampaikan itu bisa kita “rekayasa” pakai bahasa-bahasa yang halus (tepung kali).
Keempat, ini yang paling mutakhir. Kata orang-orang, dakwah lewat tulisan itu lebih keren dan lebih mengena. .
Kelima, Sobat, al-Quran saja ditulis. Ini nunjukin kalo tulisan itu penting. Bayangkan, padahal waktu itu kan sahabat udah hapal semua isi al-Quran, tapi masih aja susah-susah mereka tulis.
Keenam, bisa dapat penghasilan.
Ketujuh, dengan smua manfaat yang udah disebutin di atas, tentunya dakwah lewat nulis lebih efisien kan? Bisa kita lakukan kapan saja, dimana saja.
Kedelapan, dakwah lewat media dapat terjangkau diseluruh dunia. Jika hal ini dilakukan lewat tulisan.
Wallahu'alam bishshowab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar